Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Kabar Aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Aceh. Tampilkan semua postingan

Seorang Penipu Mengatas Namakan Dayah Dibekuk Polisi

Written By Unknown on Minggu, 29 Desember 2013 | 08.39

Seorang penipu yang kerap meminta sumbangan kepada warga yang mengatas namakan Dayah Babul Maghfirah Cot Keueung atau dayah Babun Najah Ulee Kareng, akhirnya  dibekuk petugas kepolisian saat beroprasi di kampung pineng  kecamatan syiah kuala Banda Aceh.

Pelaku yang bernama Tgk Kalsul A. Yani Bin Syarifuddin asal Dusun Masjid Tuha Jurong Binjei kec. Simpang Mamplam Bab. Bireun.


Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Syiah Kuala. Untuk penyelidikan lebih lanjut. Ustad Masrul Aidi dalam status  fecebook miliknya menyatakan “Apabila ada yang datang meminta sumbangan yang mengatasnamakan kami sekeluarga ataupun lembaga kami yakni dayah Babul Maghfirah Cot Keueung atau dayah Babun Najah Ulee Kareng, mohon untuk di amankan". Karena Itu adalah bentuk penipuan. (***/Adi Doles)

Resepsi Teuku Wisnu-Shireen Sungkar di Hermes Palace Banda Aceh

Written By Unknown on Sabtu, 28 Desember 2013 | 23.37

Banda Aceh : Setelah menggelar resepsi di Jakarta 17 November lalu, pasangan artis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar kembali menggelar acara resepsi. Resepsi kali ini dilakukan di Banda Aceh yang merupakan kota kelahiran Wisnu.

Acara resepsi berlangsung dengan sederhana di hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Minggu (29/12/2013).

Dari pengamatan Liputan6.com, Shireen nampak anggun mengenakan pakaian berkerudung abu-abu. Begitu juga dengan Teuku Wisnu yang mengenakan warna serupa dengan dipadu kopiah berwarna hitam.


Sebelumnya, resepsi pernikahan pasangan artis ini diawali dengan tarian ranup rampuan, yang merupakan tarian khas Aceh.(*)

liputan6

Tabrakan Mobil dan Bus PMTOH di Bireun, 2 Tewas

BIREUEN - Dua orang tewas akibat tabrakan maut antara mobil jenis Toyota Kijang Innova dengan pelat nomor BM 1885 JQ dengan Bus PMTOH berpelat nomor BL 7999 A. Kedua kendaraan tengah melaju dari arah berlawanan di lintas jalan negara Banda Aceh-Medan, tepatnya di Jembatan Awe, Desa Pulo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (28/12/2013) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. 

Kedua korban tewas merupakan supir dan satu penumpang minibus Innova, sedangkan enam penumpang lain termasuk dalam bus PMTOH dilaporkan selamat. Pasca-tabrakan, Kijang Innova ringsek berat di bagian depan dan dinding samping kanan, dengan posisi berhenti melintang di jalur kiri. Sedangkan Bus PMTOH terbalik miring dalam sawah di kiri jalan. 

Korban meninggal dievakuasi ke Puskesmas Peudada maupun IGD RSUD dr Fauziah. Supir Innova meninggal Busra (29), beralamat di Perumahan Permata III Pekan Baru dan Siti Aisyah (60), kerabat dekatnya beralamat di Kampung Baru Kecamatan Lot Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. 

Informasi dihimpun dari beberapa saksi mata menyebutkan saat tabrakan terjadi kondisi jalan masih sepi. Kebetulan sebuah ambulans tujuan Banda Aceh melintas dan melihat innova terjepit dan bus terbalik ke sawah. Informasi itupun diteruskan ke anggota Satlantas piket dan dilanjut ke Polsek Peudada. 

Penuturan Hafis Jalil, salah seorang kerabat penumpang Innova naas, dirinya mengendarai Innova hitam yang berada di depan Innova putih yang mengalami tabrakan. Semua penumpang di dalam mobil pribadi itu anggota keluarganya. Mereka baru kembali dari Banda Aceh untuk melaksanakan ziarah ke kuburan saudara yang menjadi korban tsunami di Banda Aceh. 

Setiba di TKP, dari arah depan terlihat bus PMTOH melaju kencang hingga tiba-tiba saja bertabrakan dengan Innova putih BL 1885 JQ disupiri almarhum Busra yang melaju dibelakangnya. 

"Mendengar dentumas keras di belakang spontan saya berbalik arah karena menduga mobil dibawa Busra kecelakaan dan ternyata benar," ujar dia.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bireuen, Aipda Zulkarnen, menjelaskan, supir Bus PMTOH, Safrizal (59), beralamat di Langsa, sebelum tabrakan mengaku sudah melihat Innova mengambil jalur kanan seperti mau mendahului mobil di depannya. 

Supir bus sudah berupaya menghindari namun tidak dapat mengelak hingga bertabrakan dan terbalik ke sawah. 

"Bus sudah ditarik dari sawah menggunakan alat berat dan selanjutnya diamankan, sedangkan Innova langsung ditarik ke Polres dinihari tadi," sebutnya.(*)


Kompas

Sadis, Seorang Wanita Digorok Hingga Leher Putus Di Aceh

Tapaktuan - Tiana (75) warga Pasie Merapat, kecamatan Kluet Selatan, Aceh Selatan, Jumat (27/12) sekira pukul 02.00 WIB dini hari digorok oleh seorang pria stress hingga leher korban putus. Setelah menggorok leher korban hingga putus, pelaku yang bernama Adaini (40) itu membuang kepala korban ke semak-semak, sekitar 500 meter dari  tempat kejadian. Warga setempat baru bisa menemukannya sekitar pukul 09.00 pagi, dengan kondisi kepala yang tidak utuh lagi.

“Setelah membunuh dan menusuk korban, pelaku juga membawa kepala membuang ke semak ini,” ujar Mirwan, tokoh masyarakat sambil menunjukkan kearah lokasi penemuan kepala. Selain menghilangkan nyawa Tiana, pelaku juga membacok Kamsidar (50), yang merupakan kakak iparnya sendiri, dan harus dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. “Kamsidar mengalami 4 tusukan , bahkan pisaupun masih menempel diwajahnya yang baru dicabut oleh warga,” cerita Mirwan.


Informasi yang diterima, pelaku mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2007 lalu. “Dia memang mengalami ganngguan jiwa, belum sembuh namun dalam pengontrolan obat, dan pelaku tercatat sebagai warga simpang dua kecamatan Kluet Tengah,” kata Yuslinur, perawat Comunity Mental Head Nurshing. Sementara untuk pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Kluet Selatan, untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kejadian yang menggegerkan itu.(*)

diliputnews

Tempat Produksi Miras Digerebek Di Meulaboh

Meulaboh – Tim gabungan Satpol PP dan WH bersama TNI, Polri, Sabtu (21/12) malam, menggerebek sebuah warung tempat produksi minuman keras (Miras) di Desa Pasar Aceh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial YU (50) dan menyita ratusan botol miras termasuk bahan baku yang sedang diolah oleh pelaku selama ini.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, HT Samsul Alam mengatakan terungkapnya tempat minuman keras illegal sejenis ciu tersebut berdasarkan laporan masyarakat setempat. “Kami menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut dan hasilnya kami mendapatkan nya, yaitu tempat produksi minuman keras ilegal siap dijualkan,” kata Samsul Alam.

Untuk pelaku berinisial YU itu, kata Samsul Alam saat ini amankan ke Kantor Satpol PP-WH guna proses pemeriksaan bersama barang buktinya, “Pelaku di amankan dulu dan menjalani pemerikasaan,” ungkapnya. Informasi yang dihimpun miras tersebut direncanakan untuk persiapan tahun baru yang akan dijual oleh pemiliknya dengan harga Rp20 ribu hingga Rp30 ribu/botol.


Sementara itu, YU saat ditanyai mengaku memproduksi miras tersebut atas permintaan masyarakat  untuk dijadikan obat kuat. “Saya menjual ini kepada ibu-ibu yang baru selesai melahirkan, dengan meminum ini dia bisa kuat dan badannya panas, dan inipun dijual khusus untuk orang cina saja,” akuinya.(*)

diliputnews

FOKBAR Tolak Perayaan Tahun Baru Masehi

Banda Aceh - Keinginan menolak perayaan tahun baru bukan hanya diserukan oleh OKP dan Ormas Islam saja, penolakan serupa juga disuarakan oleh Forum Kepemudaan Kecamatan Baiturrahman (FOKBAR). Melalui rilis yang diterima Humas Kota Banda Aceh, Senin (23/12), FOKBAR sebagai forum yang menaungi 10 organisasi pemuda gampong dalam Kecamatan Baiturrahman menyatakan mendukung sepenuhnya himbauan MPU Kota Banda Aceh dalam rangka mengantisipasi berbagai kegiatan perayaan malam tahun baru 2014. Rilis ini ditandatangani langsung oleh Ketua FOKBAR, Bambang Supriady.

Lebih lanjut, dalam rilis tersebut FOKBAR juga menghimbau segenap masyarakat khususnya pemuda-pemudi dalam wilayah Kecamatan Baiturrahman untuk dapat mengindahkan seruan bersama baik yang dikeluarkan oleh MPU maupun seruan bersama Muspika Baiturrahman yang telah disosialisasikan beberapa waktu yang lalu baik oleh FOKBAR sendiri maupun oleh unsur Muspika.

Katanya lagi, semua ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan keseriusan elelmen-elemen masyarakat dalam menegakkan Syari'at Islam di bumi Serambi Mekkah sesuai dengan status Aceh sebagai daerah Syariat Islam dimana Aceh mempunyai otoritas penuh terhadap pelaksanaan Syari'at Isam yang dikuatkan oleh Undang-undang, Qanun (Perda).

Ketika dikonfirmasi, Bambang Supriady membenarkan pers rilis tersebut dan menegaskan bahwa inti dari rilis tersenut, FOKBAR meminta kepada seuruh elemen masyarakat agar tidak merayakan pesta malam tahun baru di wilayah Kecamatan Baiturrahman. Dan Kepada seluruh pemuda Baiturrahaman bersama perangkat Keuchik dan perangkat gampong diminta siap mengawal gampong masing-masing dari berbagai potensi pelanggaran syariat Islam pada malam tahun baru nanti . Kepada warga non muslim, FOKBAR meminta agar dapat menghormati warga muslim dengan tidak merayakan tahun baru secara berlebihan atau cukup dirayakan dikalangan keluarga saja. (*)


bandaacehkota

Kantor Gubernur Aceh Di Demo Ratusan Massa

Written By Unknown on Jumat, 27 Desember 2013 | 07.15

Banda Aceh - Ribuan massa dari seluruh Aceh memadati Kantor Gubernur Aceh. Mereka menagih janji Pemerintah Aceh untuk segera mencairkan bantuan dana proposal yang telah dijanjikan, Jum'at (27/12/2013). Warga yang kesal sempat mengamuk dan memecahkan kaca serta pot bunga di pekarangan kantor Gubernur. Pihak keamanan mengerahkan armada pasukan untuk menjaga area kantor dari amukan massa.

Akibat Kerusuhan tersebut 6 orang di tangkap oleh Pihak keamanan yang di duga Provokator dalam aksi tersebut , Didepan jalan terlihat dua Truck Reo dan satu mobil watercanon dari pihak gegana dikerahkan untuk menjaga kantor Gubernur.

Amatan wartawan, kemacetan mulai terlihat sejak pukul 17.00 WIB saat massa yang melakukan aksi memblokade pintu masuk dan pintu keluar di gerbang utama kantor Gubernur.


Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan terjadi saat polisi terlibat bentrok dengan massa pendemo. Antrian kenderaan terlihat memanjang hingga ratusan meter ke arah Darussalam dan arah Jambo Tape. Kemacetan diperparah saat para pengguna jalan berhenti untuk melihat langsung bentrokan antara polisi dengan massa. Arus lalu lintas mulai terlihat normal sekira pukul 20.00 WIB saat petugas berhasil membubarkan massa dari dalam halaman kantor gubernur.(Adi Doles)

Radio Seulawet Gelar Lomba Mewarnai Dan Baca puisi

Written By Unknown on Rabu, 25 Desember 2013 | 00.18

Banda Aceh – Dalam rangka memperingati sembilan tahun tsunami Radio Seulawet 91,0 FM menggelar lomba menwarnai dan baca puisi bertempat di Arena Dakwah  Al-Ishlah, Jl. T. Daud Beureueh Lr Metro No 62 Banda Aceh.

Kegiatan yang mengusung tema tsunami Di mata geutanyo ini ditujukan untuk mengenang tragedi 26 Desember 2004 silam. Ungkap Isa selaku menajer Radio Seulaweut FM.

“kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan kembali tentang dasyhatnya Tsunami yang meluluhlantakan Aceh  Sembilan tahun silam.”Katanya


Lanjutnya acara ini diikuti oleh 87 peserta tingkat anak-anak yang terdiri dari lomba membaca puisi 19 orang dan lomba mewarnai 68 orang. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 11.30 wib ini disiarkan langsung oleh radio seulawet 91,0 FM.  (Adi Doles)

Ambulans Baru Dibawa Rekreasi Di Pantai Indah Naga Permai, Suak Puntong

Written By Unknown on Selasa, 24 Desember 2013 | 04.20

SUKA MAKMUE - Armada ambulans jenis Kia, BL 423 OI yang baru saja diserahkan oleh Bupati Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini pada Sabtu (21/12) lalu di Kompleks Perkantoran Suka Makmue untuk RSUD setempat, pada Minggu (22/12) sekitar pukul 17.00 WIB ditemukan sedang digunakan oleh petugas medis untuk rekreasi di kawasan Pantai Indah Naga Permai, kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir.

Padahal sebelumnya Bupati sudah mengingatkan agar ambulans bantuan APBA-Perubahan 2013 tersebut hanya boleh digunakan untuk kepentingan dinas memberi pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, satu unit mobil dinas lainnya BL 216 V milik Pemkab Nagan Raya yang digunakan oleh RSUD setempat, juga berada di lokasi yang sama.

Amatan Serambi, Minggu (22/12), armada ambulans bantuan dalam kondisi baru ini terparkir di pinggir jalan dengan kondisi bagian kap belakang terbuka. Diduga, kendaraan dinas ini digunakan untuk mengangkut keperluan memasak dan makanan serta penumpang sebagai peserta kegiatan.

Sementara kendaraan dinas jenis Toyota Avanza juga berada tak jauh dari mobil ambulans di lokasi yang sama dan terparkir begitu saja. Di sekitar mobil dinas tersebut terlihat sejumlah petugas medis sedang rekreasi, dengan membakar sesuatu.

“Armada ambulans ini tak boleh dibawa seenak hati, bagaimana jika ada warga yang membutuhkan mobil ini namun tak ada. Sudah pasti nyawa orang lain terancam,” kata Yusrizal, seorang pengunjung Pantai Indah Naga Permai kepada Serambi kemarin. Ia berharap kepada Pemkab Nagan Raya segera mengambil tindakan atas kejadian memalukan ini.

Secara terpisah, Direktur RSUD Nagan Raya dr H Hasbi Quraisy yang dikonfirmasi Serambi, Senin (23/12) mengaku terkejut adanya armada ambulans yang digunakan untuk kepentingan rekreasi petugas medis ke Pantai Indah Naga Permai di Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, pada Minggu (22/12) lalu.

Karena menurutnya, armada tersebut berada di rumah sakit dan sama sekali tak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi kecuali melayani pasien atau masyarakat yang membutuhkannya. “Membawa armada ambulans ke pantai ini adalah pelanggaran berat, saya akan tindak pelakunya,” tegas dr Hasbi. Ia mengaku mobil ambulans yang di bawa ke pantai tersebut sama sekali tak diketahui oleh dirinya atau pun pihak rumah sakit.

Hal senada juga diutarakan Kabid Pelayanan Medis RSUD Nagan Raya, Hj Sutia kemarin. Pihaknya mengaku kasus tersebut sedang diusut pihak rumah sakit guna memastikan siapa pelakunya. “Memang benar ada armada ambulans dan satu mobil operasional yang dibawa ke Pantai Wisata Indah Naga Permai, namun masalah ini sedang kita telusuri,” katanya seraya berjanji mengambil tindakan tegas terhadap pelakunya. (*)


aceh.tribunnews

Berawal Dari Kaligrafi Hingga Ke Negeri Jiran

Written By Unknown on Rabu, 18 Desember 2013 | 04.03

Muhammad maimun putra kelahiran   simpang ulim  Aceh Timur 30 september 1989 ini merupakan sosok pemuda yang sangat berprestasi. Kegemarannya di dunia seni kaligrafi mengatarkan dirinya ke Negeri Jiran Malaysia. Alumni pondok pesantren modern babun najah yang saat ini menempuh pendidikan S1 di AL-MADINAH INTERNATIONAL UNIVERSITY (MEDIU) MALAYSIA ini bercerita banyak tentang  kehidupannya selama menimbah ilmu disana, kepada Adi Doles wartawan kabaraceholine.com melalui jejaring sosial facebook. Berikut petikannya.
                                                           
T : Sejak kapan  anda suka kaligrafi  ?

j : Saya suka seni kaligrafi ketika berumur 18 tahun. Masa itu saya masuk belajar di yayasan Restu Shah Alam Selangor Malaysia. Alhamdulilah, selama 2 tahun saye mempelajari seni kaligrafi di Kolej Restu, banyak ilmu seni khat dan komputer yang saya dapat pelajari disana, kini sya buat latihan sendiri.

T :  Selain Aktif di dunia kaligrafi, apa aktivitas anda di sana ?

J : sekarang tengah dalam proses pendidikan S1 di AL- MADINAH INTERNATIONAL UNIVERSITY(MEDIU) MALAYSIA jurusan arabic language. Selain kuliah saya disini aktif dalam pameran-pameran yg berkenaan dgn seni kaligrafi contohnya. Pameran ekspo buku malaysia di kuala lumpur

T :kesan anda selama belajar di sana ?

J : saye rasa alhamdulilah syukur dapat belajar di Malaysia walaupun banyak halangan dan rintangan yg harus saya hadapi karna taraf hidup di Malaysia tu tinggi biaya makan. rumah sewa. dan lainnya tu smua, saya harus menanggung sendiri hasil kerja-kerja part time buat kaligrafi disini

T : Apa pesan Anda Kepada Pemuda pemuda – pemudi Di Aceh ?

J : dimana pun kita berada, yang penting jangan lupa kita laksanakan perintah allah swt menjaga salat lima waktu dan kita harus tabah, sabar hidup dalam perantauan. Bukan senang seseorang itu dapat menyambung studynya ke Luar Negri.

Biodata
Nama : Muhammad Maimun
T.T.L : Simpang Ulim Aceh Timur 30 september 1989
Ayah  : Alm Abdurrahman Bin Mehram

Ibu :  Alm zainabon Bin Mahmud

Stesya Siswi Cantik Yang Memiliki Suara Emas

Written By Unknown on Selasa, 17 Desember 2013 | 10.56

Banda Aceh - Wanita cantik berumur 16 tahun ini selalu tampak sumringah. Senyum yang tersungging dari raut wajahnya itu alami. Raut wajahnya selalu bersahabat, walau terhadap orang yang belum ia kenal sekalipun. Dalam dirinya ada segudang talenta. enerjik, piawai, mandiri, serta suka bergaul dalam hidupnya. Wanita ini bernama Stesya.

Bukan saja memiliki wajah yang cantik dan senyum manisnya, tetapi dirinya juga merupakan wanita yang memiliki suara emas, berawal dari hobi menyanyi. Dirinya menjadi sering diundang untuk nyanyi diberbagai acara. Suara emas yang dimilikinya merupakan sebuah anugrah yang sangat luar biasa dari Allah SWT. Ditemui  Kabaracehonline.com dikediamannya, gadis remaja ini terlihat begitu sopan dan ramah menceritakan seputar kehidupan dan prestasi yang telah diraihnya.

Stesya merupakan putri tercinta dari  pasangan Firdaus dan Mardiana  ini memiliki cita-cita ingin menjadi seorang penyanyi. Saya sangat suka dengan segala hal yang bersifat musik. Ungkap gadis berkulit putih tersebut sambil tersenyum.

Saat ditanya mengenai kesibukannya Stesya menjelaskan saat ini kesibukannya, seusai pulang dari sekolah dirinya membantu membersihkan rumah, setelah itu membantu mama yang memiliki usaha warung kopi. Disaat ada waktu luang selalu Stesya sempatkan untuk membaca buku dan mengulang pelajaran di sekolah. Jadi sambil membantu kerjaan mama, Stesya juga tidak lupa untuk memanfaatkan waktu luangnya untuk belajar. Selain itu disore harinya Stesya juga aktif mengikuti latihan basket dan nyanyi. Katanya.

Berbagai prestasi telah diraih oleh Stesya diantaranya Popda basket juara 1 mewakili Aceh Utara, Juara 1 o2sn bulu tangkis mewakili SMPS Iskandar Muda. Dan sertifikat penghargaan dari undangan untuk tampil nyanyi di berbagai acara.

Suara emas yang dimiliki Stesya memang diakui oleh berbagai kalangan baik keluarga dan teman-temannya, juga dari tanggapan beberapa orang yang pernah mendengar dirinya bernyanyi. Ungkap Stesya dengan bangga.

“Setiap turun dari panggung setelah selesai nyanyi pasti banyak yang bilang, suaranya bagus, baik panitia acara dan penonton diseputar. Terkadang penonton selalu minta untuk Stesya menambah membawakan lagu, yang harusnya Cuma bawa 3 lagu jadi sampai harus membawa 5 sampai 6 lagu. Karena kalau turun setelah penonton minta tambah, pasti mereka akan kecewa.” Kata Stesya. (Adit)

Bintang Management Siap Gelar Banda Aceh Best Talent Festival

Written By Unknown on Jumat, 13 Desember 2013 | 11.09

Banda Aceh – Novriadi Amd selaku direktur Bintang Management siap mengelola event Banda Aceh Best Talent Festival pada 28 Deseber 2013 ini. Ungkap Novriadi di kediamannya kepada kabaracehonline.com.

“Saya sangat berterimakasih kepada Aditya yang telah mempercai konsep acaranya kepada management saya, dan saya juga berterimakasih kepada partner kerja saya yaitu Ad production. Insya Allah saya akan membuat event ini sesuai dengan isi yang tertuang di dalam konsep yang talah dipercayakan Aditya kepada saya.”

Lanjutnya saya yakin dan percaya konsep Banda Aceh Best Talent Festival ini akan menjadi event yang luar biasa di penghujung tahun 2013. Dengan adanya event seperti ini kita akan mengetahui apa saja bakat yang di miliki oleh pemuda-pemudi aceh.

Harapan saya event ini bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan juga saya sangat berharap untuk semua team didalamnya dapat saling bekerja sama untuk suksesnya acara ini. Bintang Management juga sudah menyiapkan uang tunai jutaan rupiah, certivikat, trophy dan marcendese untuk mereka dengan bakat terbaik pilihan juri dan terpavorit pilihan penonton nantinya. (Far)

Pegawai RSUD Meuraxa Desak Copot Direkturnya

Banda Aceh - Seratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa berunjuk rasa ke Balai Kota Banda Aceh, Kamis, dan mendesak agar direktur rumah sakit pemerintah itu dicopot dari jabatannya, karena dinilai arogan.
        
Pada aksi tersebut, massa mengusung spanduk yang ditandatangani para pegawai menyangkut mosi tidak percaya kepada Direktur RSUD Meuraxa dr Ridwan SPOG.
       
"Kami datang kemari menuntut Direktur RSUD Meuraxa dicopot dari jabatannya. Yang bersangkutan arogan dan tidak menghargai kami sebagai bawahannya," kata Jailani, orator aksi.
        
Menurut dia, arogansi sang direktur diperlihatkan ketika memarahi bawahan di depan umum. Kemudian, sang direktur tidak pernah mau menerima masukan dari staf.
        
"Misalnya ada alat kesehatan yang tidak laik pakai. Ahlinya menyebutkan tidak bisa dipakai lagi. Tapi, sang direktur tetap tidak mau tahu dan alat itu harus digunakan," katanya.
        
Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal yang menemui massa mengatakan pihaknya menampung aspirasi para pegawai RSUD Meuraxa. Ia meminta pegawai RSUD Meuraxa bersabar karena pemerintah kota akan menyelesaikan permasalahan tersebut
        
"Kami meminta bersabar. Masalah ini akan diselesaikan secepatnya, mengingat RSUD Meuraxa merupakan layanan publik. Pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Banda Aceh jangan sampai terhenti karena aksi ini," kata dia.
        
Illiza mengatakan dirinya baru mengetahui permasalahan di RSUD Meuraxa setelah pegawainya melakukan aksi di Balai Kota Banda Aceh. Namun, ia meminta aksi tersebut tidak mengganggu pelayanan di rumah sakit.
        
"Saya baru tahu ada masalah di rumah sakit hari ini. Sebelumnya, komunikasi kami dengan pihak rumah sakit lancar-lancar saja. Bahkan RSUD Meuraxa penyumbang pendapatan asli Kota Banda Aceh," kata dia.
        
Usai mendengar penjelasan Wakil Wali Kota Banda Aceh, massa dari RSUD Meuraxa membubarkan diri dengan tertib. Aksi tersebut sempat menarik perhatian pegawai Balai Kota Banda Aceh. (*)


Antaraaceh
 
Support : Copyright © 2011. Kabar Aceh - All Rights Reserved
Alamat Redaksi/ Bisnis/ Pemasaran: Jln.Mohd.Taher,Kec.Lueng Bata,Banda Aceh. Telp/Hp: 081360224009